SkemaNusantara.com – DPC Partai Gerindra Kabupaten Probolinggo mulai memperkuat kaderisasi sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Sebanyak 100 calon kader dikirim mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra Jawa Timur di Grand Pujon View Hotel & Resort, Kota Batu, 3–5 Juli 2026.
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Probolinggo Muhammad Zubaidi mengatakan pengiriman peserta tersebut menjadi bagian dari komitmen partai membangun struktur organisasi yang lebih kuat. Para calon kader dibekali kapasitas kepemimpinan, kedisiplinan organisasi, serta pemahaman ideologi partai.
“Program ini menjadi bagian dari upaya membangun organisasi yang semakin kokoh. Kami ingin melahirkan kader yang tidak hanya militan, tetapi juga memiliki kemampuan mengabdi dan bekerja untuk kepentingan masyarakat,” ujar Zubaidi, Jumat (3/7/2026).
Menurut Zubaidi, diklat tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi. Pelatihan tersebut diharapkan membentuk karakter kader agar mampu menghadapi dinamika politik sekaligus berperan aktif di tengah masyarakat.
Ia meminta para peserta menyerap materi selama pelatihan dan menerapkannya dalam kegiatan organisasi maupun pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kaderisasi merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan sumber daya manusia partai.
“Ini merupakan investasi jangka panjang. Gerindra ingin memiliki kader yang berkualitas, loyal, disiplin, dan mampu menjadi ujung tombak perjuangan partai menghadapi berbagai agenda politik, termasuk Pemilu 2029,” tegas Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo tersebut.
Dukungan terhadap kaderisasi juga ditunjukkan seluruh anggota Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Probolinggo yang hadir memberikan semangat kepada 100 calon kader sebelum mengikuti pelatihan.
Diklat Laskar Gerindra Jawa Timur sendiri digelar secara bertahap dalam enam gelombang sejak 19 Juni hingga 26 Juli 2026. Secara keseluruhan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 4.300 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Bagi DPC Gerindra Kabupaten Probolinggo, penguatan kaderisasi tersebut menjadi langkah awal untuk membangun organisasi yang semakin solid. Kader yang memiliki kapasitas dan disiplin diharapkan dapat menjadi penggerak partai sekaligus berkontribusi dalam pelayanan kepada masyarakat menjelang Pemilu 2029.



