Minggu, 25 Oktober 2026

REDAKSI

ad468x60px

Kemarau Panjang, 350 Jamaah Gelar Salat Istisqa di Kota Malang

Jamaah Muhammadiyah Malang dan Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin salat Istisqa.

Malang – Sebanyak 350 jamaah mengikuti salat istisqa yang digelar Angkatan Muda Muhammadiyah Kota Malang di Lapangan Masjid Panglima Sudirman, Klojen, Sabtu (24/10/2026) pagi. Ibadah tersebut menjadi ikhtiar umat Islam untuk memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang yang berdampak pada kekeringan dan meningkatnya kejadian kebakaran.

Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setyo, serta Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang Abdul Haris turut hadir dan mengikuti salat istisqa bersama para jamaah.

Ali mengatakan, salat istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar umat Islam untuk memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun. Menurutnya, kemarau panjang yang melanda sejumlah daerah, termasuk Kota Malang, turut menjadi perhatian karena berdampak pada meningkatnya risiko kebakaran.

“Ini bagian dari ikhtiar kita, doa kita, usaha kita untuk mengetuk pintu langit mengharap rahmat dan barokallah Allah SWT untuk Kota Malang dan Indonesia. Terutama banyaknya kejadian kebakaran termasuk di Kota Malang. Maka kami mengapresiasi Angkatan Muda Muhammadiyah yang menggelar salat istisqa,” kata Ali.

Ia menjelaskan, dampak kekeringan di Kota Malang tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan air, tetapi juga sektor pertanian dan potensi kebakaran lahan. Salah satu kejadian terbaru adalah kebakaran di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang yang diperkirakan meluas hingga 8 hektare. Kebakaran lahan juga beberapa kali terjadi di wilayah Kedungkandang.

Ali mengimbau masyarakat untuk menghindari tindakan yang dapat memicu kebakaran, terutama selama kondisi kemarau masih berlangsung.

Terkait kebutuhan air bersih, ia menyampaikan bahwa cadangan air dari Perumda Air Minum Tugu Tirta masih dalam kondisi aman. Meski demikian, pemerintah menerima keluhan mengenai sumur warga di sejumlah titik yang baru menyediakan air secara maksimal pada jam-jam tertentu.

Pemerintah Kota Malang, lanjut Ali, membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat kekeringan. Pemkot bersama Tugu Tirta akan merespons laporan tersebut melalui penyaluran air menggunakan mobil tangki atau dropping air agar kebutuhan warga tetap terpenuhi.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Salat Istisqa, Ahmad Rizky Mubarak, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengenai pelaksanaan salat istisqa.

Pemuda Muhammadiyah dan Angkatan Muda Muhammadiyah Kota Malang kemudian merespons arahan tersebut dengan menggelar salat bersama. Kegiatan itu juga melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sejalan dengan program Kapolresta Malang Kota.

“Jadi ini adalah maklumat dari PP Muhammadiyah untuk salat istisqa. Juga mengundang Forkopimda karena juga menjadi program Kapolresta Malang Kota. Diikuti oleh 350 jamaah semoga dengan salat ini segera turun hujan,” kata Mubarak.

Terpopuler