Minggu, 25 Oktober 2026

REDAKSI

ad468x60px

Sambut Gandrung Sewu, Penerbangan ke Banyuwangi Ditambah

Tari Gandrung Sewu
Tari Gandrung Sewu (Sumber foto: istimewa)

SkemaNusantara.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggandeng InJourney Holding untuk menggelar tari kolosal Gandrung Sewu dengan konsep berbeda pada 24 Oktober. Untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan, sejumlah penerbangan rute Jakarta-Banyuwangi dan Surabaya-Banyuwangi akan ditambah.

Persiapan itu dilakukan untuk mendukung perhelatan yang sudah menjadi ikon Banyuwangi. Puluhan ribu pengunjung diperkirakan hadir menyaksikan pertunjukan tahunan tersebut. Sebagai daerah dengan potensi wisata besar, Banyuwangi mendapat dukungan InJourney yang berpengalaman menggandeng sejumlah daerah dalam penyelenggaraan event berskala besar.

General Manager Bandara Blimbingsari Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi, mengatakan pihaknya akan menambah konektivitas penerbangan. Pendekatan juga dilakukan kepada sejumlah maskapai untuk menambah jadwal maupun rute.

“Kami sudah melakukan pendekatan kepada beberapa maskapai. Alternatifnya adalah membuka rute baru, kemudian ada extra flight,” kata Holik, Kamis (2/9/2026).

Selain menambah penerbangan, pihak bandara mendorong maskapai mengganti jenis pesawat yang beroperasi dengan pesawat berkapasitas lebih besar.

“Kepada Lion Group kami usulkan mengganti pesawat dengan kapasitas lebih besar dan juga mengganti pesawat yang saat ini sudah exist seperti yang Surabaya. Surabaya itu adalah ATR Wings ya, ATR 72. Nah kami sudah approach juga ke Lion Group, bagaimana kalau misalkan saat pelaksanaan menjelang pelaksanaan event ini ada penggantian pesawat menjadi lebih besar dengan misalkan Airbus A320 atau jenis Boeing 737-800,” jelas Holik.

Holik menyebut pihaknya juga membangun komunikasi dengan sejumlah maskapai lain untuk mendukung kesuksesan pagelaran kolosal tersebut. Meski tidak menyebut nama maskapai secara rinci, ia menilai kehadiran berbagai pilihan penerbangan membuat harga tiket lebih kompetitif.

“Karena kami berasumsinya adalah apabila satu maskapai ini yang lebih dominan, tentu harga tidak bisa bersaing. Seperti disampaikan Mbak tadi, bagaimana harga supaya lebih kompetitif, tentu kita harus ada kompetitor dalam hal ini brand lain atau merek lain. Ini kita sedang lakukan juga, dan upaya ini memang semenjak saya ditugaskan di Bandara Banyuwangi ini menjadi target saya ada penambahan penerbangan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan infrastruktur pariwisata di Banyuwangi sudah terbentuk. Mulai dari perhotelan, pusat oleh-oleh, kuliner, hingga akses jalan menuju sejumlah destinasi wisata unggulan dinilai siap mendukung kunjungan wisatawan.

“Di setiap even kita, faktor ekonomi selalu menjadi pertimbangan utama. Pada perhelatan Gandrung Sewu tahun ini, akan ada tapi kan berbeda. Satu digelar di malam hari, sementara konsepnya ditunggu saja nanti. Pasti tidak akan Cecelia,” jelas Ipuk.

Ipuk memberi sedikit bocoran bahwa Sendratari Gandrung Sewu tahun ini untuk pertama kalinya digelar pada malam hari. Pertunjukan tersebut akan menyajikan permainan cahaya dan teknologi.

Terpopuler