Minggu, 25 Oktober 2026

REDAKSI

ad468x60px

Ketua DPRD Kota Malang Dorong Pemerintah “Selamatkan” Sungai Dari Sampah

Malang – Optimalisasi penanganan lingkungan terus disuarakan para wakil rakyat di DPRD Kota Malang. Salah satu yang menjadi fokus adalah terkait dengan penanganan sampah utamanya yang masih mencemari sungai. 

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita angkat bicara. Menurutnya, ada berbagai langkah yang harus dilakukan pemerintah, salah satunya adalah dengan memperkuat edukasi pengelolaan rumah tangga hingga pemasangan trash boom di bantaran sungai.

Menurut Amithya, kedua langkah tersebut jika dipadupadankan dengan baik, bisa menjadi salah satu sarana mengurangi sampah yang ada di sungai. Namun, jika dibiarkan maka berakibat pada pencemaran lingkungan dan pada ujungnya bisa menyebabkan banjir.

“Saat ini kita terus mendorong pemerintah agar memperkuat penanganan sampah, hal ini penting sebagai upaya untuk antisipasi agar hal-hal negatif seperti banjir dan pencemaran lingkungan tidak terjadi,” kata Amithya kepada Skema Nusantara, (13/10).

Salah satu program yang kini sedang didorong yakni pemasangan trash boom di sungai. Teknologi ini, bekerja dengan menangkap sampah yang ada di sungai serta mengarahkannya pada satu titik, sehingga mudah dibersihkan. Menurut Ketua DPRD jika sampah tidak ditangani dengan serius dan hanya mengandalkan pembersihan secara manual, maka hasilnya tidak maksimal.

“Memang diperlukan langkah pencegahan agar sampah plastik dan limbah domestik tidak terus menumpuk dan mencemari aliran sungai,” imbuhnya.

Pemasangan trash boom harus dikorelasikan dengan edukasi yang baik dan berkelanjutan kepada masyarakat. Tujuannya, agar tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan akhir limbah rumah tangga. 

Amithya sendiri mengaku beberapa kali turun ke lapangan untuk melihat kondisi sungai yang ada. Hasilnya, beberapa sungai masih menjadi tempat pembuangan sampah rumah tangga, sehingga berdampak negatif bagi lingkungan.

“Penggunaan teknologi perlu diimbangi perubahan perilaku masyarakat. Kesadaran memilah dan membuang sampah pada tempatnya merupakan fondasi yang penting. Karena jika hanya membersihkan sungai saja tidak menyelesaikan persoalan secara menyeluruh,” terang Amithya

Edukasi pengelolaan sampah perlu diperkuat mulai dari lingkungan rumah tangga. Masyarakat juga perlu didorong untuk memilah sampah sejak dari sumbernya sehingga volume limbah yang berpotensi masuk ke sungai dapat ditekan.

Ketua DPRD mendorong pentingnya sinergi lintas wilayah dan perangkat daerah dalam menangani persoalan tersebut. Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pemerintah kecamatan, hingga pengurus RT/RW perlu terlibat dalam pengawasan serta penguatan pengelolaan sampah di kawasan permukiman.

Penyediaan sarana pemilahan sampah yang memadai juga dinilai penting agar masyarakat memiliki alternatif pengelolaan limbah yang lebih baik dan tidak membuangnya ke sungai.

“Langkah-langkah preventif  perlu ada dalam prioritas program kerja,” imbuhnya

Menggabungkan dukungan teknologi, edukasi masyarakat, pengawasan, dan penyediaan sarana pengelolaan sampah, penanganan pencemaran sungai di Kota Malang diharapkan berjalan lebih sistematis dan berkelanjutan.

“Salah satu tugas DPRD adalah melakukan pengawasan dan terkait masalah sampah dan lingkungan ini menjadi salah satui fokus kami dalam pengawasan,” pungkasnya. (Advetorial)

Terpopuler