Senin, 26 Oktober 2026

REDAKSI

ad468x60px

Stok BBM Diklaim Aman, Khofifah Minta SPBU di Jatim Sesuaikan Distribusi

Malang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Timur secara umum aman hingga 31 Oktober 2026. Namun, ia meminta distribusi ke setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, menyusul antrean panjang yang terjadi di sejumlah daerah, termasuk Kota Malang.

Hal itu disampaikan Khofifah saat membagikan bantuan BBM gratis kepada 100 pengemudi ojek online (ojol) di SPBU 54.651.73, Jalan Ciliwung, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Sabtu (17/10/2026) malam.

Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Jatim menyalurkan total 300 liter BBM. Masing-masing pengemudi ojol menerima tiga liter untuk membantu meringankan biaya operasional sehari-hari.

Khofifah mengatakan, kepastian stok BBM diperoleh melalui koordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga. Pemprov Jatim telah dua kali menggelar rapat koordinasi untuk membahas antrean panjang di Jember, Bondowoso, hingga Malang.

“Berdasarkan data stok dari Pertamina, sebetulnya tercatat aman,” ujar Khofifah.

Ia juga menyebut kapal pengangkut BBM impor telah merapat di Pelabuhan Tanjung Perak. Sementara itu, kapal berikutnya dijadwalkan tiba pada 25 Oktober 2026.

Meski stok secara umum dinyatakan aman, Khofifah meminta distribusi BBM di setiap SPBU tetap mengacu pada data kebutuhan wilayah. Menurutnya, ketersediaan pasokan perlu diimbangi penyaluran yang proporsional agar kebutuhan masyarakat terpenuhi.

“Harapan kita, masing-masing SPBU di Jawa Timur mendistribusikan BBM sesuai proporsi. Kebutuhan itu sebenarnya sudah ada datanya di Pertamina. Jadi, mari kita bersama-sama memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi sesuai porsinya,” katanya.

Khofifah mengungkapkan, berdasarkan koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga, pasokan ke sejumlah SPBU di Malang bahkan telah melampaui kuota yang tercatat. Karena itu, antrean yang masih terjadi perlu dievaluasi untuk mengetahui penyebabnya, termasuk kemungkinan peningkatan konsumsi.

Menurutnya, karakter Kota Malang sebagai kota pendidikan sekaligus tujuan wisata turut memengaruhi mobilitas masyarakat. Kondisi tersebut perlu menjadi pertimbangan dalam memantau kebutuhan dan mengatur distribusi BBM.

Di sisi lain, Khofifah mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Ia juga meminta masyarakat mewaspadai praktik pembelian BBM menggunakan tangki berkapasitas besar untuk kemudian disedot dan dijual kembali.

“Kita harus menghindari panic buying. Apalagi jika ada indikasi membeli menggunakan tangki yang lebih besar, kemudian BBM-nya disedot atau dijual kembali di jalan. Ini perlu menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi penyalahgunaan, koordinasi pengawasan juga dilakukan bersama jajaran kepolisian, termasuk Kapolda Jawa Timur dan Kapolri. Pengawasan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi serta mencegah penyelewengan BBM di lapangan.

Khofifah secara khusus meminta agar masyarakat yang membutuhkan Pertalite maupun solar tetap dapat memperoleh pasokan sesuai kebutuhan. Berdasarkan data Pertamina Patra Niaga yang disampaikan dalam koordinasi tersebut, pasokan Pertamax hingga 31 Oktober diperkirakan melebihi kebutuhan, sedangkan Pertalite dan solar diperkirakan mencukupi sesuai alokasi yang tercatat.

Ia menegaskan, pemerintah bersama Pertamina Patra Niaga dan kepolisian perlu terus memantau kondisi di lapangan agar distribusi BBM berjalan sesuai kebutuhan aktual.

“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan BBM sesuai kebutuhannya. Karena itu, distribusi harus dikawal, data kebutuhan harus menjadi dasar, dan kita bersama-sama mencegah adanya pembelian berlebihan maupun penyelewengan di lapangan,” ujarnya.

Pemberian bantuan kepada pengemudi ojol tersebut juga menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang mengusung tema Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban operasional pekerja sektor informal yang mengandalkan kendaraan bermotor sebagai sumber penghasilan.

Terpopuler